ceritadikit

Namanya Refleksi Diri

Empat hari lalu saya berkutat di depan laptop sampai jam menunjukkan 3 pagi. Begadang. Hal biasa yang dilakukan para mahasiswa. Deadline tugas H-1. Ya terpaksa bergadang. Tugas kali ini tidak menarik bagi saya, selain karena mata kuliah ini hanya berbobot 1 sks dengan beban kuliah yang cukup melelahkan, juga biasanya matkul gabungan dengan fakultas lain ‘agak tidak jelas’. Kami ditugaskan membuat refleksi diri. Saya hampir lupa itu isinya seperti apa. Sudah hampir 4 tahun terakhir kali saya membuat refleksi diri di mata kuliah yang sama namanya Kolaborasi Kesehatan. Di semester 7 ini saya mememukan matkul lanjutannya Kolaborasi Kesehatan II. Mungkin kalian bertanya-tanya mata kuliah ini maksudnya apa. Kok pake kata kolaborasi terus hubungannya dengan kesehatan?

Nah, kolaborasi kesehatan ini matkul spesial anak Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK) UI. Tujuannya untuk latihan berkolaborasi antar profesi kesehatan biar bisa kerjasama efektif gitu dan mengikis gap antar profesi. Idealnya matkul ini terdiri dari lima fakultas kesehatan di UI, yaitu Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK), dan Fakultas Farmasi (FF). Namun, karena matkul ini masih terbilang baru, hanya tiga fakultas yang tergabung dalam matkul ini, FKM, FF, dan FIK. Kembali lagi dengan tugas yang harus saya selesaikan, dalam akhir matkul ini kami diharuskan membuat REFLEKSI DIRI. Merenungkan pengalaman yang saya alami dan mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut tentu kaitannya dengan kolaborasi tim kesehatan. Bisa dibilang ini kayak curhat gitu lah, terus nyeritain moral value dari kejadian itu.

Awalnya saya bingung juga mau cerita tentang apa. Entah dapat ilham dari mana akhirnya saya bisa menyelesaikan tulisan indah saya. Empat halaman full. Isinya curhatan hati selama menjalani Kolab (singkatan dari Kolaborasi Kesehatan, biar irit). Niat banget ya. Hahaha. Ketawa sendiri kalo bacanya.

Saya ceritain aja tuh gimana pas pertemuan pertama kolab terus suka duka visit rumah pasien :”). Saya sekelas mendapatkan kelas terakhir dari 20 kelas yang ada. Otomatis saya terdampar di puskesmas yang terbilang ‘baru’ dipakai di tahun ini. Namanya Puskesmas Duren Seribu. Cukup jauh dari peradaban margonda. Berbatasan langsung dengan Parung a.k.a Kabupaten Bogor. Perjalanan kurang lebih 1 jam. Lumayan kan. Beruntunglah yang mendapatkan puskesmas di dekat margonda :”).

Saat mengerjain tugas Refleksi Diri muncul pikiran, ya namanya refleksi berarti bercermin dengan pengalaman yang didapatkan. Menurut saya memang harusnya tiap hari nih ngelakuin beginian. Gak cuman buat tugas doang. Tapi buat refleksi kehidupan kita. Biar selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki. Allah sudah mengatur skenario sedemikian rupa gunanya agar manusia juga belajar dari pengalaman yang dia dapatkan.

That’s why dari jaman bahula udah ada yang namanya buku harian, ya gunanya buat merefleksikan hari yang kita jalani tiap hari biar selalu inget apa yang dialami hari itu. Tuh dear diary bukan hal yang memalukan kok. Malah itu harta berharga. Setelah beberapa tahun berikutnya, pasti akan terheran-heran ternyata aku sudah melalui kejadian ini dan aku hampir melupakannya!

Profesor saya di kampus juga sudah menerapkan hal ini. Malah menjadi kebiasaan. Kata beliau, beliau punya tumpukan buku harian dari tahun ke tahun. Saat beliau lupa tanggal x di bulan y tahun z, apa yang dilakukannya, dia tinggal menyarinya di bukunya. Kata beliau, memori manusia terbatas untuk mengingat semua hal kecuali kenangan-kenangan yang memang sangat bermakna. Maka rekamlah memori tersebut dengan tulisan, maka ia akan abadi. Jadi inget petuah prof, terimakasih atas pelajaran berharganya prof 🙂

Ibrahnya adalah luangkan waktumu setiap hari untuk menuliskan jejak yang telah kau tinggalkan dihari itu. Renungilah dan engkau akan menemukan arti kata bersyukur 🙂

Note :  Saya juga sedang dalam tahap belajar untuk merealisasikan hal ini, merekam jejak, jadi yang belum atau masih dalam proses yuk tetep istiqomah! Semangat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s