catatan mahasiswa · ceritadikit · Essay · Public Health

Kontribusi Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (Serpihan Tugas Ospek part. 01)

Assalamu’alaikum!

Nah kali ini aku akan posting tulisan lama aku yang kaitannya dengan peran mahasiswa, khususnya mahasiswa kesehatan masyarakat. Ini sebenernya tugas ospek yang dulunya terpublish di kompasiana. Jadi ceritanya pas jaman ospek, tahun 2013, kami (baca: para maba FKM UI) dapet tugas nulis esai singkat dan diupload di kompasiana. Setelah melewati masa-masa itu, udah gak inget lagi sebenernya tugas ospeknya apa aja. Udah lupaaa bangettt. Ya tahu sendiri yaaa, ospek itu ujian mental dan fisik. Kayak setelah udah berakhir itu rasanya bebas ajaaa. Jadi gak pernah tuh buka-buka lagi tugas-tugas itu. Hmm… tapi setelah dipikir lagi, sebenernya ospek itu manfaatnya buat kita juga sih, berasa banget pas udah angkatan tua gini. hehehe..

Oiya, kembali ke esai tugas yang tadi. Jadi setelah aku sudah bertahun-tahun melupakan tugas itu semua, eh, hari ini aku iseng-iseng buka lagi akun kompasiana ku yang berisi tugas-tugas ini, dan ternyata udah berapa ratus yang baca artikel. Padahal pas ngerjain niatnya hanya untuk memenuhi tugas ospek. Tapi In syaa Allah aku nulisnya bener kokkkk. Ya harap maklum dengan isinya, ini dibuat pas masih anak bawang baru lulus SMA. Selamat membaca 🙂

***

Mengemban status mahasiswa merupakan langkah awal untuk terjun langsung di masyarakat. Mahasiswa akan secara langsung mengaplikasikan ilmu yang di dapatnya ke masyarakat. Ilmu yang di aplikasikan ini bertujuan untuk membangun negara menjadi yang lebih baik. Dalam hal ini peran mahasiswa begitu penting, yaitu sebagai agent of change. Mahasiswa menjadi  penggerak roda perubahan bangsa.

Mahasiswa sebagai agent of change harus memiliki sifat-sifat yang dibutuhkannya. Mahasiswa dituntut untuk berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah. Selain itu mahasiswa harus memiliki rasa tanggung jawab dengan tindakan yang dilakukan. Sifat yang tak kalah penting yaitu memiliki motivasi untuk mengubah bangsa menjadi lebih baik dan peka dengan keadaan lingkungan sekitar.

Kita sebagai mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Unversitas Indonesia sudah sepantasnya untuk memenuhi peran mahasiswa diatas. Memang tidak mudah untuk mewujudkannya. Maka dari itu kita harus belajar dari sedini mungkin agar dapat memenuhi peran kita sebagai mahasiswa. Contoh yang sederhana, kita dapat berpartisipasi dalam organisasi di dalam universitas. Paling tidak di mulai dalam tingkat jurusan atau fakultas. Banyak kesempatan yang ditawarkan oleh Universitas Indonesia, misalkan menjadi anggota kepanitaan, menjadi anggota BEM, maupun aktif dalam UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa). Saat terjun dalam suatu organisasi kita akan mendapat ilmu baru dan pengalaman baru. Banyak orang berkata pengalaman tidak didapatkan hanya dengan berdiam saja, tetapi harus terjun langsung. Semakin banyak pengalaman kita berorganisasi maka diri kita makin siap untuk terjun langsung di masyarakat.

Kontribusi nyata lainnya yang dapat dilakukan bisa melalui kegiatan akademis. Contohnya, berpartisipasi dalam lomba tingkat regional, nasional, maupun internasional. Kompetisi seperti ini akan menambah dan mengasah ilmu kita lebih mendalam. Selain itu, kita dapat menambah “daftar list” teman karena di kompetisi-kompetisi seperti itu pasti diikuti oleh peserta dari berbagai macam daerah. Yang tak kalah penting kita menjadi salah satu orang yang mengharumkan nama baik Universitas Indonesia.

Mahasiswa Kesehatan Masyarakat mengambil andil dalam bidang kesehatan. Seperti yang kita ketahui, keadaan kesehatan di Indonesia masih terbilang rendah. Sebagian masyarakat belum peduli untuk hidup sehat. Salah satu penyebab kurangnya kepedulian untuk hidup sehat karena minimnya pengetahuan mereka. Sebagai salah satu mahasiswa yang bergelut di bidang kesehatan sudah sepantasnya kita membantu masyarakat dengan cara melakukan penyuluhan. Penyuluhan menjadi salah satu alat untuk menyebarluaskan pengetahuan-pengetahuan umum mengenai kesehatan.

Sebagai mahasiswa Kesehatan Masyarakat kita harus mengetahui perkembangan kesehatan di Indonesia. Salah satu caranya dengan aktif mengikuti seminar. Seminar ini terkadang diadakan oleh fakultas atau jurusan masing-masing. Para narasumber senior yang memiliki pengetahuan lebih di bidangnya, tentunya bidang kesehatan akan diundang dalam seminar itu. Pengetahuan tentang kesehatan sangat luas. Dapat meliputi kesehatan anak, kesehatan ibu, kesehatan kerja, kesehatan haji, dan gizi.

Banyak sekali kontribusi yang dapat dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat. Awal yang paling penting kita harus memiliki kesadaran bahwa mahasiswa mempunyai peran sebagai agent of change bagi bangsa ini. Sia-sia saja kita menuliskan list-list kontribusi ini, tetapi tidak ada kesadaran dalam menjalaninya. Maka dari itu mulai sekarang sebagai salah satu mahasiswa Universitas Indonesia kita harus mempersiapkan diri untuk memenuhi list-list kontribusi kita. Jika belum sanggup terjun di masyarakat kita dapat memulainya dengan lingkup kecil dahulu dan di mulai dengan bertahap. Mulai dari lingkup jurusan, lingkup fakultas, lingkup universitas lalu lingkup masyarakat.

Daftar pustaka :

http://www.psychologymania.com/2013/07/peran-mahasiswa-dalam-masyarakat.html

http://www.depkes.go.id

***

Dipublikasikan di http://www.kompasiana.com/ariztapr/kontribusi-mahasiswa-kesehatan-masyarakat_552abb646ea834fc3c552d05

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s